4 Tips Investasi Tanah Yang Aman

4 Tips Investasi Tanah yang Aman



Berinvestasi tanah yang aman merupakan hal yang mutlak diketahui dan dipahami oleh para investor ,khususnya bagi investor pemula. Bukan belakang layar lagi jika tanah ini banyak sekali peminatnya alasannya yaitu harganya yang sangat menggiurkan banyak orang. Sehingga ada sebagian oknum yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mengambil keuntungan, tetapi tidak dengan cara yang semestinya atau menipu. sebab Bisnis Properti Harus Dipahami Dari Awal Memulai jika tidak mampu celaka kedepannya nanti.


Maka dari itu, jika Anda tidak mau tertipu dan rugi dalam menjalankan investasi tanah, tidak ada salahnya menyimak tips  atau cara investasi tanah yang aman berikut ini.


4 Tips Investasi Tanah yang Aman


1. Memeriksa kondisi tanah

Sebelum membeli tanah, sebaiknya mengecek dulu kondisi tanah tersebut. Kondisi tanah ini mampu dilihat dari potensi tanah dan kontur tanah. Ketika tanah tersebut dicek kondisinya ternyata termasuk tanah yang bergerak, maka ada baiknya Anda mecari tanah yang lain. Karena tanah yang bergerak ini tidak cocok untuk didirikan sebuah bangunan, bahkan tanah yang bergerak ini berpotensi terjadi longsor ketika musim penghujan.



Kondisi tanah ini juga mampu dilihat dari letaknya. Jika letak tanah tersebut sangat strategis, maka jangan ragu untuk membeli tanah ini. Akan tetapi sebaliknya, jika tanah tersebut terletak didaerah yang kurang strategis maka Anda perlu memikirkan ulang untuk membeli tanah tersebut. Karena letak tanah ini secara tidak pribadi menghipnotis nilai jual tanah. Setelah menyelidiki kondisi tanah, tips atau cara investasi tanah yang aman yakni dengan menyelidiki semua surat surat tanah.



2. Cek surat tanah (legalitas tanah)

Memeriksa surat surat tanah ini bertujuan untuk mengetahui masih lengkap dan tidaknya dokumen atau sertifikat tanah tersebut. Jika tanah yang akan Anda beli tersebut memiliki sertifikat, hal pertama yang perlu diperiksa yakni sertifikat tersebut sudah berpindah tangan atau belum. Cara memeriksanya yakni dengan meminta Surat Keterangan Pendaftaran Tanah atau SKPT di kantor kelurahan atau balai desa setempat.



Jika tanah tersebut belum memiliki sertifikat, akan tetapi masih berupa girik. Maka ada baiknya Anda menyelidiki bukti kepemilikan tanah tersebut sah atau tidak. Namun jika dalam hal ini mengalami kesulitan, tidak ada salahnya meminta sumbangan dari pejabat dikelurahan.



Selain menyelidiki semua sertifikat tanah tersebut, hal lain yang perlu diperhatikan yakni mengecek kondisi dilapangan apakah sesuai atau tidak dengan yang tertulis disertifikat. Untuk menyelidiki kondisi dilapangan ini mampu meminta sumbangan dari PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah. Semua pemeriksaan ini wajib dilakukan semoga dikemudian hari tidak terjadi masalah. Setelah itu, tips atau cara investasi aman yang pelu dilakukan yakni dengan membuat AJB (Akta Jual Beli).



3. Membuat Akta Jual Beli

Jika sertifikat tanah tersebut dinyatakan tidak ada masalah, maka selanjutnya yakni membuat AJB (Akta Jual Beli) oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Untuk membuat AJB ini setidaknya ada syarat yang dibutuhkan, diantaranya yakni bukti surat pembayaran Pajak Bumi Bangunan(PBB) selama lima tahun dan surat izin mendirikan bangunan.



Setelah PPAT tamat membuat Akta Jual Beli (AJB), kemudian pihak PPAT menyerahkan semua berkas AJB tersebut ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengurus balik nama tanah yang sudah dibeli.



4. Balik nama sertifikat

Dalam balik nama ini, semua berkas harus segera dikumpulkan secepatnya sesudah tamat penandatanganan. Hal ini bertujuan semoga proses balik nama ini secepatnya diproses oleh BPN. Adapun syarat syarat yang harus dipenuhi untuk balik nama yakni surat permohonan yang ditandatangani oleh kedua pihak yaitu penjual dan pembeli, AJB (Akta Jual Beli), KTP penjual dan pembeli dan bukti pelunasan pembayaran PPH.



Demikianlah 4 Tips Investasi Tanah yang aman

semoga bermanfaat

0 Response to "4 Tips Investasi Tanah Yang Aman"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close